![]() |
Kabar terbaru datang bagi para guru honorer yang masih menantikan kepastian status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Menjelang target penyelesaian penataan tenaga non-ASN pada akhir 2026, pemerintah tengah mempersiapkan skema pengangkatan yang diharapkan dapat memberikan kepastian bagi para tenaga pendidik.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pemerintah masih membahas mekanisme terbaik untuk pengangkatan guru menjadi ASN.
Menurut Nunuk, status ASN yang dimaksud masih dalam tahap pembahasan, apakah nantinya melalui jalur Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“ASN itu apakah PNS atau PPPK, saat ini masih dalam proses pembahasan,” ujarnya.
Dalam keterangannya, Nunuk juga menyoroti kelompok guru honorer yang berusia di atas 35 tahun. Kelompok ini disebut menjadi salah satu fokus utama dalam proses penataan tenaga non-ASN yang sedang berlangsung.
Hal tersebut memberikan harapan bagi banyak guru honorer senior yang selama ini mengabdi di berbagai daerah namun belum memperoleh status ASN.
Beberapa poin penting yang menjadi perhatian dalam proses penataan ini antara lain:
Guru honorer masih menunggu keputusan resmi terkait jalur pengangkatan ASN.
Pemerintah tengah mengkaji kemungkinan pengangkatan melalui skema PNS maupun PPPK.
Guru honorer berusia 35 tahun ke atas menjadi kelompok yang mendapat perhatian khusus dalam proses penataan.
Penyelesaian status tenaga non-ASN ditargetkan selesai paling lambat pada 31 Desember 2026.
Meski demikian, keputusan final mengenai mekanisme pengangkatan tetap berada di tangan pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).
Dengan proses penataan yang terus berjalan, peluang bagi guru honorer, khususnya yang berusia di atas 35 tahun, dinilai semakin terbuka. Banyak pihak berharap kebijakan yang akan ditetapkan nantinya dapat memberikan kepastian status sekaligus meningkatkan kesejahteraan para tenaga pendidik yang telah lama mengabdi dalam dunia pendidikan Indonesia.

0 Comments